Thursday, August 20, 2009

Idola sepanjang zaman~


Jika dulu ditanya siapakah idola aku...

Pasti aku akan menjawab Tun Dr. Mahathir Mohamad...

Seorang pemimpin negara yang tiada bandingannya...

Petah berkata-kata...

Serta tidak segan mengata...

Jauh pandangannya...

Sehingga terciptanya Putrajaya...

Dia mendorong pandang ke Timur...

Dan membawa visi yang makmur...

Dia mengingatkan semua yang lalai...

Bahawa perjuangan masih tidak selesai...

****************

Namun jika ditanya hari ini...

Siapakah idola aku...

Aku akan menjawab tanpa ada ragu...

Dialah yang satu...

Tidak lain tidak bukan...

Ayah aku sendiri yang memainkan peranan...

Dari kecil aku dididik...

Tanpa mengangkat sebelah tangan...

Aku diajar hanya menggunakan kata-kata...

Aku belajar dari contoh dan pengalaman...

Segala masalah ada penyelesaian...

Apa yang dimula pasti kau habiskan...

Pantang berundur sebelum kalah...

Pasti tidak tunduk pada yang salah...

Semasa kecil kau bermain disawah...

Dalam diam kau berdakwah...

Payah sekali buat kau naik darah...

Kau masih tersenyum walaupun marah...

Tutur kata lembut dan lemah...

Serba boleh itu anugerah...

***************

Dikala malam kau masih tak tidur...

Menyiapkan kerja dengan teratur...

Dalam usia meningkat rambut mulai luntur...

Kau masih bertenaga mengharungi susur...

Pokok kau siram pastikan subur...

Impian kau kejar tidak terkubur...

Cuti sedikit pon tidak gugur...

Kau juga rajin dalam menghibur...

Bergurau senda tidak takbur...

Berjasa berbakti sepanjang umur...

*****************

Suatu hari aku ingin menjadi...

Seperti kau seorang yang budiman...

Namun itu tidak cukup lagi...

Akan ku jadi lebih baik di masa hadapan...

Kerna aku sungguh bertuah...

Dari kecil merasa mewah...

Tidak seperti kau bersusah payah...

Semasa kecil menjual buah...

Perjalanan aku masih jauh...

Menara gading pasti akan ku sentuh...

Akan kau bangga dengan anakmu ini...

Seperti kau aku juga ingin berbakti...

Pada negara dan juga bangsa...

Demi masa depan yang lebih sempurna...

Aku doakan agar kau bahagia...

Disamping isteri dan anak-anak tercinta...

Akan ku capai setinggi awan...

Pahit getir akan ku tahan...

Jangan risau jangan sangsi...

Ini bukan sekadar mimpi...

Bila nanti kau tiada lagi...

Akan ku pastikan namamu menjadi legasi!!!

******************

[Ayah adalah idola sepanjang zamanku]